Jaring anti burung adalah kain jaring yang terbuat dari polietilen dan untaian kawat, dengan tambahan bahan kimia tambahan seperti bahan anti penuaan dan anti ultraviolet. Diproduksi dengan cara menggambar dan menenun. Ini memiliki kekuatan tarik tinggi, tahan panas, tahan air, tahan korosi, tahan penuaan, tidak beracun, tidak berbau, dan pembuangan limbah yang mudah. Jaring anti burung dapat membunuh hama umum seperti lalat dan nyamuk.
Jaring anti burung, juga dikenal sebagai jaring langit atau jaring pagar penolak burung, terutama mencegah burung mendekati tanaman melalui isolasi fisik. Bahannya biasanya terbuat dari polietilen atau nilon berkekuatan tinggi, dengan transmisi cahaya dan sirkulasi udara yang baik, memastikan pertumbuhan tanaman normal sekaligus menghalangi burung.
Desain jaring anti burung biasanya melibatkan faktor-faktor seperti ukuran mata jaring dan kepadatan mata jaring agar sesuai dengan ukuran tubuh dan kebiasaan aktivitas berbagai spesies burung. Misalnya, untuk burung kecil seperti burung pipit, diameter mata jaring umumnya sekitar 15 mm; sedangkan untuk burung besar seperti burung gagak, sebaiknya dipilih jaring yang lebih padat, misalnya 10 mm atau lebih kecil.
Jaring anti burung untuk budidaya merupakan salah satu teknologi pertanian praktis dan ramah lingkungan yang dapat meningkatkan produksi. Dengan menutup bingkai dengan jaring untuk membuat penghalang buatan, hal ini dapat mencegah burung masuk dan memutus jalur perkembangbiakannya, sehingga secara efektif mengendalikan penyebaran berbagai jenis burung dan mencegah penularan virus dan penyakit. Ini juga memiliki fungsi membiarkan cahaya masuk dan memberikan bayangan sedang. Hal ini menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman, memastikan pengurangan yang signifikan dalam penggunaan pestisida kimia di lahan sayuran, dan memastikan produk berkualitas tinggi dan higienis. Teknologi ini juga memiliki fungsi untuk menahan bencana alam seperti badai dan hujan es.